Iklan


 

Hidup dalam kemiskinan Nek Ngatinem harapkan kedatangan Kapolres Batu Bara

Redaksi
Senin, Februari 01, 2021 | 20:24 WIB Last Updated 2021-04-08T13:50:54Z

Foto : Rumah Nek Ngatinem

Oleh : Herman Pelani

garudari.co.id - Batu Bara | Semenjak ditingal meninggal suaminya Nek Ngatiem (68) harus berjuang untuk bertahan hidup dengan berusaha berdagang pisang saleh yang penghasilannya Rp10 ribu perhari.

Sempat Viral di media sosial Nek ngatinem warga Mangkai Lama, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara ini  sempat di kunjungi awak media yang langsung mewawancarai Sang nenek berusia 68 tahun di kediamannya. 

Nek Ngatiem (68) mengatakan, kalau dirinya ingin sekali bertemu dengan Bapak Kapolres Batu Bara, AKBP Ikhwan Lubis SH.MH, dan berharap dapat dibantu kesulitannya.

"Saat ini saya tinggal sendirian, namun ada yang menjaga saya, yaitu Anak paling Ragail namanya Poni (36)".ucapnya

"Poni tinggalnya bersebelahan dengan rumah nenek, namun dengan keterbatasan ekonominya hanya dapat membantu seadanya, saat ini saya berusaha dengan berdagang pisang saleh yang penghasilannya pas-pasan, terkadang disaat cuaca mendung jangankan penghasilan untuk membeli pisang untuk diolah menjadi pisang saleh saja tidak cukup"tukasnya

"Saya sudah tua, dibantu Poni untuk menjual produksi pisang saleh ke agen, inilah yang menjadi harapan saya dan bertahan sampai sekarang".ungkapnya 

"Saya mendengar dari teman yang masih hidup dan para tetangga kalau Kapolres Batu Bara Bapak Ikhwan adalah orang baik juga sering menolong, Rajin bersedekah, itu pernah saya lihat di Telivisi. Namun saya seakan bagaikan pungguk merindukan bulan. Saya berharap agar dapat bertemu dengan orang baik ini, Saya mau menyampaikan  kalau ada 4 sahabat saya yang sama nasibnya seperti saya, Usia yang sudah lanjut bertahan hidup dengan membuat sapu lidi, Alen Alen, itu pun dengan modal pas-pasan Rp30 ribu dan kalau untung yang paling banyak bisa mendapat Rp50 ribu, namanya sudah tua hanya itu lah yang bisa kami lakukan saat ini.". harapannya.

"Soal bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Batu Bara, dari dahulu sampai saat ini, saya gak pernah tau dan tidak menerima, hanya beras dan sayur serta 10 butir telur ayam. Lainnya tak pernah ada, apalagi yang namanya bantuan Covid".ungkap sang nenek .

Dalam Investigasi langsung kerumah Nenek Ngatiem di Desa Mangkai lama, Senin siang (01/02/2021), Tim Humas Polres Batu Bara, melihat keadaan sangat miris yang terjadi kepada pemukiman Nek Ngatiem, dimana tidak memiki penerangan lampu dan tidur hanya beralaskan tilam kapuk yang sudah  tidak empuk lagi. Hanya  foto almarhum suaminya yang menjadi penghias rumah tuanya.(Red)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Hidup dalam kemiskinan Nek Ngatinem harapkan kedatangan Kapolres Batu Bara

Iklan