
BATU BARA - Garudari.co.id |
Kegiatan Pekerjaan pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Sumatera II , Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan SDA Sumatera II , T.A. 2022 pagu Anggaran Rp.199.280.200 (Seratus sembilan puluh sembilan juta dua ratus delapan puluh ribu dua ratus rupiah) yang bersumber dari APBN dinilai sia-sia (Penghamburan keuangan negara) Jum'at 01/04/2022.

Berdasarkan monitoring dan pantauan dilapangan pekerjaan pemeliharaan bendung tanah merah , CV. Rutan Perkasa melakukan pemasangan batu padas kisaran 50 meter diatas benteng dan diduga penyisipan lantai semen tanpa memakai batu pecah (split ) dilokasi bendungan .
Dalam pelaksanaan kegiatan pekerjaan Pemeliharaan Bendung Tanah Merah Kabupaten Batubara berdasarkan keterangan pria bermarga Simarmata yang mengaku sebagai kepala tukang , pengawas PNS dari dinas terkait tidak pernah datang untuk melakukan pengawasan sejak dimulainya pekerjaan tersebut dan pria mengaku marga Simarmata /kepala tukang tidak mengetahui siapa Pengawas PNS yang dihunjuk.

Roberth Simanjuntak SH selaku ketua bidang DPN Lembaga Ruang Keadilan Rakyat Indonesia ( LRKRI), mengatakan kegiatan pekerjaan Pemeliharaan Bendung Tanah Merah Kabupaten Batubara yg di laksanakan oleh CV.Purtan Perkasa dinilai asal jadi dan tidak ada fungsinya untuk penguatan pada benteng sungai.
Untuk pencegahan pengikisan tanah yg ada pada bantaran dan benteng sungai selayaknya dilakukan pemberonjongan, bukanlah mendirikan batu padas diatas benteng sungai.
Jika pekerjaan tersebut dikatakan sebagai tembok penahan tanah tidak juga sebab pengikisan tanah terjadi pada bantaran sungai dan kelak akan merembes pada benteng sungai.
Yang menjadi pertanyaan apakah kegiatan tersebut sudah menjadi bahagian pemeliharaan bendung secara teknis, Ungkap Roberth.

Ketua bidang pembangunan DPN LRKRI meminta kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat agar mengevaluasi hasil kegiatan pekerjaan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera II T.A. 2022 yang baru selesai pengerjaannya.
Roberth juga menilai Input - Output dalam perencanaan kegiatan pekerjaan pada pemeliharaan benteng tanah merah Kab.Batubara Nihil (Tidak berfungsi seutuhnya), karena belum dapat dikategorikan apakah masuk dalam Rencana jangka pendek, menengah, ataukah rencana jangka panjang.
"Beliau" juga meminta kiranya Lembaga Institusi penegak hukum dapat melakukan pengawasan terhadap kegiatan pekerjaan Pemeliharaan Bendung Tanah Merah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera II T.A. 2022 itu tutupnya.(Tim/Red )




