GARUDARI.CO.ID, Medan - SMK Negeri 10 Medan menggelar pengajian dirangkai dengan Sholat Ghaib dan pengumpulan donasi untuk korban kemanusiaan dan perang Palestina.
Kegiatan ini muncul dari dasar keprihatinan dan kepedulian guru, siswa melihat kondisi yang dialami oleh warga Palestina, Kamis, 25 Oktober 2023.
Dalam sejarah ada dua hubungan antara Indonesia dengan Palestina. Dua hubungan itu melekat dan erat bahkan sakral yang tidak bisa dipisahkan.
Pertama, hubungan Indonesia sebagai sesama negara muslim terbesar dunia, kedua hubungan Indonesia sebagai bangsa merdeka. "Sebagai warga negara yang mengingat sejarah, suatu panggilan jiwa untuk menunjukkan solidaritas baik dari segi kemanusiaan, apalagi dari segi keimanan dan keislaman." Demikian disampaikan Lukman Hakim selaku guru sekaligus pembina ROHIS SMK Negeri 10 Medan.
Momentum kali pertama ini mengangkat tema *Mengingat Kembali Palestina Negara Pertama Mengakui Kemerdekaan Indonesia*
Seluruh elemen antusias, termasuk orang tua siswa, sehingga donasi terkumpul sebesar Rp. 10.050.000;. "Ucapan terima kasih kepada semuanya yang turut membantu, jazakallah khoiro." Ungkap Zaini Tanjung memotivasi guru dan siswa yang hadir tentang arti penting berinfaq.
Acara ditutup sholat Zuhur berjamaah, penyerahan donasi kepada LAZISMU sebagai lembaga resmi penghimpun sekaligus penyalur ZISWAF di Indonesia, kemudian fhoto bersama.
REPORTER: Rusli






