
BATU BARA - Garudari.co.id | Berdasarkan pantauan dari lembaga swadaya masyarakat LSM dan media online ,, proyek pembangunan pembuatan taman simpang tiga sei bejangkar terlihat amburadul, Senin (4/7/2022).
"Proyek yang dikerjakan oleh CV Buana Asri dengan nama kegiatan : volume = ( 1 ) paket : nomor kontrak 2262676 -- PK-- APBD /PPK /SP/ DPUTR -- BB/2022 : Nilai kontrak Rp 1.194. 104..840. 35. Sumber dana ( APBD ) Konsultan pengawas CV WAHANA INSPIRASI BERSAMA . tidak efektif, Pasalnya Proyek pembangunan taman tersebut dikerjakan asal jadi dan tak sesuai RAB . Sebab, tak sesuai RAB dikarna saat pengerjaan terlihat amburadul tanpa ada pengosongan lokasi . Dan banyaknya matrial bekas bangunan lama berserakan , sehinga terlihat proyek yang bersumber dari dana ( APBD ) dinas DPU-- TR dan TATA RUANG Kabupaten Batu Bara kurang efektif dikarnakan matrial yang bekas bangunan lama tidak diangkut untuk dibuag keluar . Ada pun ketentuan yang tertulis di RAB namun dilapangan terlihat berbeda dan tidak terlaksana" seperti pembersihan lokasi kerja , gudang untuk penyimpanan bahan seperti semen dan alat alat lain. Hal tersebut seakan terlihat ada indikasi permainan antara pihak rekanan dan pihak dinas DPU--TR.

Oleh karna itu menurut salah satu dari tim lembaga swadaya masyrakat LSM LRKRI dan media online , Rahmat 49 tahun jelaskan .Pembangunan taman simpang tiga sei bejangkar yang saat ini dalam pengerjaan , terlihat adanya indikasi yang kurang baik .
Sebab kurang baik ,,dikarnakan ada bahan bangunan lama yang masih digunakan ,, seperti papan , broti patok mal . Dan pecahan batu bekas bangunan lama menumpuk , sehingga kuat dugaan pihak dari rekanan ada indikasi ingin mensunlap tanah timbun atau pasir uruk . Oleh sebab itu Dengan adanya tumpukan tumpukan bangunan lama ,, akan menambah keuntungan bagi rekanan . Sehinga rekanan dapat merais keuntungan yang lebih besar . Dengan berkurangnya nya volume dan armada pengangkutan yang akan didatangkan .
Dijelaskan juga oleh rahmat salah satu tim dari lembaga swadaya masyrakat LSM LRKRI pada hari jumat 1 / 7 /2022 saat konfirmasi langsug kepada kepala tukang dilokasi, meminta agar jadilah seorang rekanan yang profesional, Pungkasnya.
Masih menurut rahmat ,, Seharusnya dimana lokasi yang akan dikerjakan , tentunya dibersihkaan total sampai rata sesuai batas batas yang ditetukan, bukan asal main saja. Apa tugas seorang pengawas ,, hanya duduk diam , tidak memberikan arahan kepada kepala tukang . Seharusnya seorang pengawas yang diutus oleh dinas DPU- TR hendaknya bekerja sesuai dengan poksinya . Dan dilihatlah juga dilokasi bagaimana mereka cara mengerjakan dan apa kekuranganya , jangan datang lalu pergi . Karna honor seorang pengawas dikeluarkan dari angaran pemerintah. Maka dari itu dugaan keras pihak rekanan dan dinas DPU--TR telah berjabat dibawah tangan sehinga apa pun yang dikerjakan oleh rekanan yang berCV BUANA ASRI pihak dari dinas DPU--TR terutama pengawasan lapangan tapi terlihat santai , bagai tak ada masalah .
Dimohon kepada dinas yang terkait ,, agar lebih tegas dalam melakukan pengawasan supaya pihak rekanan CV BUANA ASRI mengerjakan proyek pembangunan taman simpang tiga sei bejangkar dapat dikerjakan dengan baik sesuai acuan RAB . Dan perlengkapan tentang tenaga kerja sebagaimana tertulis diRAB , Tegasnya. ( Rahmat)





