Iklan


 

Proyek Pembangunan  Simpang Tiga Sei Bejangkar Dikerjakan Asal Jadi Diduga Tidak Sesuai Acuan RAB

Redaksi
Senin, Juli 04, 2022 | 15:04 WIB Last Updated 2022-07-04T08:50:56Z


BATU BARA - Garudari.co.id | Berdasarkan pantauan dari lembaga swadaya masyarakat LSM dan media online ,, proyek pembangunan pembuatan taman simpang tiga sei bejangkar terlihat amburadul, Senin (4/7/2022).

"Proyek yang dikerjakan oleh CV  Buana Asri dengan nama kegiatan  : volume  =  ( 1 )  paket : nomor kontrak 2262676 -- PK-- APBD /PPK /SP/ DPUTR -- BB/2022 :  Nilai kontrak Rp 1.194. 104..840. 35.  Sumber dana  ( APBD ) Konsultan pengawas  CV WAHANA  INSPIRASI BERSAMA . tidak efektif, Pasalnya Proyek pembangunan taman  tersebut  dikerjakan  asal jadi dan  tak sesuai RAB  . Sebab,  tak sesuai  RAB  dikarna saat pengerjaan terlihat amburadul  tanpa ada pengosongan lokasi . Dan banyaknya  matrial bekas  bangunan lama berserakan , sehinga  terlihat proyek yang bersumber dari dana ( APBD )  dinas DPU-- TR  dan TATA RUANG Kabupaten Batu Bara kurang efektif  dikarnakan matrial  yang  bekas bangunan lama tidak diangkut untuk dibuag keluar . Ada pun ketentuan yang tertulis di RAB  namun dilapangan terlihat berbeda dan tidak terlaksana" seperti pembersihan lokasi kerja ,  gudang untuk penyimpanan  bahan  seperti semen dan alat alat lain.  Hal tersebut seakan  terlihat  ada indikasi  permainan antara pihak rekanan dan  pihak dinas DPU--TR.

Oleh karna itu  menurut salah satu dari tim  lembaga swadaya masyrakat LSM LRKRI  dan media online , Rahmat  49 tahun jelaskan .Pembangunan taman simpang tiga sei bejangkar  yang saat ini dalam pengerjaan , terlihat adanya  indikasi yang kurang baik .

Sebab kurang baik  ,,dikarnakan  ada bahan bangunan  lama yang  masih digunakan ,, seperti  papan , broti patok mal .  Dan pecahan batu bekas bangunan lama menumpuk , sehingga kuat dugaan pihak dari rekanan ada indikasi ingin mensunlap tanah timbun atau pasir uruk . Oleh sebab itu Dengan adanya  tumpukan  tumpukan bangunan lama  ,, akan menambah keuntungan bagi  rekanan . Sehinga rekanan dapat merais keuntungan yang lebih besar .   Dengan berkurangnya nya volume  dan  armada pengangkutan yang akan didatangkan .

Dijelaskan juga  oleh  rahmat salah satu tim dari lembaga swadaya masyrakat LSM LRKRI pada hari jumat  1 / 7 /2022 saat konfirmasi langsug kepada kepala tukang dilokasi,  meminta  agar  jadilah  seorang  rekanan yang profesional, Pungkasnya. 

Masih menurut rahmat ,, Seharusnya dimana lokasi yang akan dikerjakan , tentunya dibersihkaan  total  sampai rata sesuai  batas  batas yang ditetukan,  bukan asal main saja.  Apa tugas seorang pengawas ,, hanya duduk diam , tidak memberikan arahan kepada kepala tukang . Seharusnya seorang pengawas yang diutus oleh  dinas DPU- TR  hendaknya bekerja sesuai dengan poksinya . Dan dilihatlah juga dilokasi  bagaimana mereka  cara mengerjakan dan apa kekuranganya   , jangan datang lalu pergi . Karna honor seorang pengawas dikeluarkan dari angaran pemerintah. Maka dari itu dugaan keras pihak rekanan dan dinas DPU--TR  telah berjabat dibawah tangan sehinga apa pun yang dikerjakan oleh rekanan yang berCV  BUANA ASRI  pihak dari dinas  DPU--TR terutama pengawasan lapangan tapi  terlihat santai , bagai tak ada masalah .

Dimohon kepada dinas yang terkait ,, agar  lebih tegas dalam melakukan pengawasan  supaya pihak rekanan CV BUANA ASRI  mengerjakan proyek pembangunan taman simpang  tiga sei bejangkar dapat dikerjakan dengan baik sesuai acuan  RAB . Dan  perlengkapan tentang tenaga kerja sebagaimana tertulis diRAB , Tegasnya.  ( Rahmat)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Proyek Pembangunan  Simpang Tiga Sei Bejangkar Dikerjakan Asal Jadi Diduga Tidak Sesuai Acuan RAB

Iklan